Kamu harus ikuti tips ini jika ingin terhindar dari bahaya penyakit Kanker Serviks

kankerservikssatuwanita

Banyak problema yang dialami para wanita masa kini. Dari  mulai yang paling disepelekan seperti keputihan berlebih sampai penyakit kronis seperti tumor rahim, kista, endometriosis dan yang paling ditakuti Kanker Serviks.

Sekarang jangan meyepelekan apapun meski itu hanya masalah ringan seperti keputihan berlebih ya. Karena bisa jadi keputihan berlebih adalah awal petanda dari penyakit serius seperti Kanker Serviks yang dapat mengakibatkan kematian bagi para penderitanya.

Untuk dapat lebih menjaga rahim, kita perlu tahu apa sih kanker serviks itu ?

Apa saja faktor penyebab Kanker Serviks?

Apa bahayanya ?

Apa tanda-tandanya ?

Bagaimana cara pencegahan dan pengobatannya ?

Kita bahas tuntas disini yukk..

Apa itu Kanker Serviks ?

kankerserviks

Kanker adalah suatu penyakit yang disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkendali. Ada banyak jenis kanker yang diketahui dan penamaan jenis kanker tersebut disesuaikan dengan nama organ dimana sel kanker tersebut tumbuh dan berkembang.

Kanker leher rahim atau yang lebih dikenal sebagai kanker serviks, adalah kanker yang tumbuh dan berkembang pada leher rahim wanita. Leher rahim sendiri berfungsi sebagai pintu masuk menuju rahim dari vagina. Semua wanita dari berbagai usia berisiko menderita kanker serviks. Tapi, penyakit ini cenderung memengaruhi wanita yang aktif secara seksual.

Bahaya Kanker Serviks

saitkanker

Penyakit kanker serviks merupakan satu dari sekian banyak jenis penyakit kanker yang sangat berbahaya.

Sel kanker yang menyerang rahim pada umumnya bisa menyebar ke sel-sel lain yang ada di sekitarnya, bisa ke pembuluh darah, ke sel-sel saraf, ke kelenjar getah bening, ke tulang, bahkan ke hati dan juga ke paru-paru yang meskipun letaknya relatif lebih jauh dari rahim. Sel-sel normal yang ditempeli atau dimasuki sel-sel kanker bisa menjadikan sel yang asalnya normal tersebut menjadi tidak terkontrol. Akibatnya, sel itu tumbuh menjadi sel kanker yang baru. Proses penyebaran sel-sel kanker dari tempat asal ke tempat lain itu disebut sebagai metastasis.

Akan tetapi bahaya kanker serviks  ini tetap berdasarkan pada tingkat stadiumnya. Untuk kanker serviks stadium awal, bisa jadi kanker serviks ini hanya terlihat dan terasa sebagai gejalanya saja. Sel-sel kanker pada stadium awal ini biasanya belum mengalami metastasis ke tempat yang lain. Setelah masuk ke tingkat stadium lanjut, barulah kanker serviks ini menjadi sangat berbahaya. Kematian yang terjadi pada penderita kanker serviks umumnya terjadi di stadium ini. Bahaya kanker rahim atau disebut kanker serviks bisa juga dilihat dari kemungkinan diangkatnya rahim dari perut seorang penderita.

Tanda-tanda Kanker Serviks

  • Stadium Sedang

Gejala kanker serviks terdiri dari 6 indikasi ((Cancer net, Cervical Cancer: Symptoms and Signs, diakses 19 Oktober 2014)), cermati tanda ini dan lakukan konsultasi lanjutan jika anda mengalaminya.

  1. Pendarahan Pada Vagina, (ini tanda paling umum)

Perdarahan vagina yang tidak teratur atau tidak normal (bukan haid) adalah ciri yang paling umum dari kanker serviks. Pendarahan dapat terjadi antara periode menstruasi atau setelah berhubungan badan atau kapan pun selama tidak berhubungan dengan masa atau siklus mens anda. Kadang-kadang pendarahan pada vagina ini menunjukkan terdapat keputihan yang sedikit bercampur dengan darah, selain itu pendarahan saat haid juga akan berlangsung sedikit lebih lama dibandingkan biasanya. Pendarahan vagina juga dapat terjadi pada wanita menopause yang tidak lagi memiliki periode menstruasi. Ini adalah tanda peringatan utama kanker serviks atau masalah lain yang harus anda konsultasikan dengan dokter.

Ciri ciri pendarahan pada vagina yang disebabkan oleh kanker serviks:

  • Datang tidak pada periode haid
  • Terjadi pada saat berhubungan badan
  • Terjadi setelah masa menepause
  • Terdapat campuran keputihan di darah
  • Masa haid yang jauh lebih lama dari pada biasanya.

Jika hal ini terjadi langsung saja konsultasikan pada dokter spesialis kandungan anda untuk mengetahui lebih detil mengenai masalah ini.

  1. Rasa sakit selama berhubungan suami istri

Jika anda tidak “seperti biasanya” saat melakukan hubungan suami istri dan cenderung sangat sakit tanpa sebab yang berarti. Pastikan anda langsung berkonsultasi dengan dokter terkait agar memeriksakan masalah terkait. Kecenderungan rasa sakit selama berhubungan juga menjadi salah satu faktor yang paling tinggi yang dapat menyebabkan kanker serviks.

  1. Nyeri di sekitar pinggul

Ops, nyeri pada pinggul juga dapat menjadi faktor penting yang harus diperhatikan dalam hubungannya yang dapat menjadi salah satu ciri umum kanker serviks.

  1. Pendarahan setelah menopause

Pendarahan setelah menopause pasti harus diperiksa oleh dokter kandungan (Spog) untuk mengetahui penyebab pastinya. Jika tidak pasti lah akan menjadi sesuatu yang mungkin berdampak serius, salah satunya adalah kanker serviks. Ciri pendarahan setelah menopause merupakan salah satu yang sangat umum terjadi pada penderita kanker serviks.

  1. Keputihan yang abnormal (diluar biasanya)

Anda sering keputihan ? mungkin tidak masalah karena memang bukan gejala penyakit tertentu. Namun jika jumlahnya sangat besar dan tidak seperti biasanya yang sangat mengganggu tentu ada sesuatu yang terjadi. Salah satu yang mungkin anda alami adalah kanker serviks.

  1. Pendarahan menstruasi yang lebih panjang dan lebih berat dari biasanya

Anda mungkin mengalami masa menstruarsi yang ‘banyak’ pada haris pertama sampai dengan hari ketiga. Namun Jika anda terus ‘banyak’ sampai beberapa hari bahkan berminggu, anda sudah harus curiga dengan penyakit mematikan ini, setidaknya anda mulai melakukan pemeriksaan untuk memastikan apakah itu adalah salah satu gejala kanker serviks.

Gejala kanker serviks di atas harus anda konsultasikan pada dokter terkait, agar dapat diambil tindakan untuk penyembuhan. Penyembuhan di tahap awal akan jauh lebih mudah dibandingkan dengan jika telah terinfeksi pada stadium lanjut.

Faktor Penyebab Kanker Serviks

1. Infeksi HPV (Human Pappiloma Virus)

Human pappiloma virus adalah kelompok yang terdiri dari 150 lebih jenis virus dan ditularkan melalui hubungan seksual baik secara vaginal maupun oral.

Infeksi HPV dapat menyebabkan gangguan kesehatan yang serius pada organ mulut dan genital, tetapi virus ini tidak mampu menyerang organ dalam tubuh seperti jantung dan paru-paru. Infeksi HPV adalah penyebab utama kanker pada organ genitalia wanita seperi serviks, vagina, endometrium dan ovari.

2. Merokok

Merokok dapat meningkatkan resiko kanker serviks, karena rokok mengandung zat kimia yang dapat merusak DNA pada sel jaringan serviks dan melemahkan sistem kekebalan tubuh dalam menangkal infeksi virus HPV. Perokok aktif maupun pasif memiliki resiko dua kali lebih besar mengidap kanker serviks.

3. Bergonta-ganti pasangan

Melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan dapat meningkatkan resiko kanker serviks, karena virus HPV yang menyebabkan infeksi pada leher rahim ditularkan melalui hubungan seksual.

4. Kurangnya konsumsi buah dan sayur

Kurangnya konsumsi buah dan sayur dapat meningkatkan resiko kanker serviks. Sayur dan buah mengandung antioksidan yang merupakan penangkal infeksi dan radikal bebas, serta berfungsi menguatkan sistem kekebalan tubuh.

5. Kelebihan berat badan

Wanita yang memiliki kelebihan berat badan memiliki resiko yang lebih tinggi mengidap adenokarsinoma kanker.

6. Kontrasepsi oral (pil kb)

Wanita yang rajin mengkonsumsi kontrasepsi oral atau pil KB dalam jangka waktu yang lama atau lebih dari lima tahun beresiko dua kali lebih besar mengidap kanker serviks.

7. Kehamilan

Faktor kehamilan juga berpengaruh terhapap tingginya resiko kanker serviks. Wanita yang hamil dibawah usia 17 tahun memiliki resiko dua kali lebih besar dibandingkan wanita yang hamil diatas usia 25 tahun.

Sementara itu, wanita yang pernah hamil lebih dari 3 kali semasa hidupnya juga memiliki resiko yang lebih besar mengidap kanker serviks. Hal ini disebabkan karena sistem hormonal yang berubah-ubah dan lemahnya sistem kekebalan tubuh disaat kehamilan.

8. Riwayat keluarga

Sama halnya dengan kanker payudara, kanker ini juga diturunkan secara genetis. Jika seorang wanita mempunyai ibu atau saudara perempuan yang mengidap kanker serviks, maka ia meiliki resiko 2 – 3 kali lebih besar untuk mengidap kanker serviks. Hal ini disebabkan karena faktor ketidakmampuan tubuh dalam menangkal infeksi virus HPV dapat diturunkan pada generasi selanjutnya.

 

Tips Pencegahan Kanker Serviks

bahayakanker

Jika anda sudah mengalami gejala/tanda yang sudah disebutkan diatas, waspadai dan ambil langkah cepat untuk penanganannya. Konsultasikan dengan dokter kepercayaan atau terapis kepercayaan anda. Namun mencegah akan selalu baik daripada mengobati. Berikut Pencegahan yang harus anda lakukan jika ingin terhindar dari bahaya kanker serviks :

1. Lakukan screening

Screening kanker serviks atau yang juga disebut dengan pap smear adalah metode untuk memeriksa kesehatan sel pada jaringan organ leher rahim. Tes ini dilakukan dengan cara mengambil sel dari leher rahim dan diperiksa secara mikroskopis. Tujuan tes ini adalah untuk mengetahui apabila terjadi kelainan pada sel leher rahim yang berpotensi menjadi kanker.

Wanita usia 25-49 sebaiknya rutin melakukan pap smear tiga tahun sekali. Pemeriksaan rutin pap smear dapat dihentikan apabila anda sudah berusia lebih dari 65 tahun dan selalu mendapatkan hasil tes yang normal. Hal ini juga berlaku pada wanita yang sudah melakukan operasi pengangkatan rahim yang disebabkan oleh penyakit non-kanker lainnya seperti fibroid.

2. Menjaga berat badan

Kunci dari tubuh yang sehat adalah berat badan yang normal. Perbanyak konsumsi buah dan sayur serta rutin berolahraga dapat menghindarkan anda dari penyakit kanker serviks.

3. Lakukan hubungan sex dengan cara yang aman

Virus HPV merupakan penyebab kanker yang ditularkan melalui hubungan seksual. Oleh sebab itu, hindari melakukan hubungan intim dengan cara anal sex atau melakukan hubungan seksual dengan lebih dari satu pasangan.

4. Hindari kehamilan dibawah umur

Kehamilan dibawah umur tidak dianjurkan dan hal ini tidak hanya berpotensi mengakibatkan kanker tetapi juga meningkatkan resiko penyakit lain. Usia yang tepat untuk memulai masa kehamilan adalah diatas 25 tahun.

5. Jauhi rokok

Wanita yang merokok lebih mudah terkena kanker dan penyakit lain. Sebisa mungkin hindari asap rokok, karena meskipun anda bukan perokok, menghirup zat kimia yang berasal dari asap rokok juga meningkatkan resiko terkena kanker.

Penyakit kanker tidak timbul secara tiba-tiba, sebaiknya lakukan pencegahan sejak dini agar anda terbebas dari resiko mengidap penyakit ini. Semoga bermanfaat.

Sumber : Google.com

Terima kasih telah berkunjung di Blog Toko Olid, Toko Herbal terpercaya sahabat Anda. Anda bisa membaca artikel-artikel lainnya di blog ini. Jangan lupa untuk melihat katalog produk herbal kami seperti : Bamboo Foot Patch, Sekar Malam, Gold G, GMP Nutri, Madu, Sari Kurma, Habbatusssaudah, Propolis, Minuman Herbal, Sabun Kecantikan, dan lain-lain di TokoOlid.Com
This entry was posted in Kesehatan and tagged , , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Kamu harus ikuti tips ini jika ingin terhindar dari bahaya penyakit Kanker Serviks

  1. Un autre point important à penser est celui
    d’adapter la taille du lit à celle de votre enfant.

  2. Mark Hurd says:

    You һave noteⅾ veгy interesting points! pѕ nice
    site.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *